Menjejak Komunikasi Manusia: 4 Aspek Kunci dalam Pendekatan Psikologi Komunikasi ala James G. Fisher

Posted on

Pekaninformasi.com – Pendekatan psikologi dalam komunikasi membuka jendela wawasan tentang bagaimana manusia saling berinteraksi, memahami, dan mempengaruhi satu sama lain melalui komunikasi. Salah satu tokoh terkemuka dalam psikologi komunikasi adalah James G. Fisher. Dalam artikel ini, kita akan membahas 4 ciri unik dari pendekatan psikologi komunikasi menurut Fisher yang dapat membantu meningkatkan pemahaman kita tentang komunikasi manusia.

1. Perhatian Terhadap Proses Komunikasi

Fisher menekankan pentingnya memahami dan mempelajari proses komunikasi secara mendalam. Ia mengajak untuk memahami bagaimana manusia berinteraksi dan menyampaikan pesan secara efektif. Dalam perspektif Fisher, memahami proses komunikasi adalah kunci untuk memahami dinamika hubungan sosial dan budaya.

2. Fokus pada Pengalaman Subyektif

Salah satu ciri khas pendekatan Fisher adalah pengakuan akan pengalaman subyektif dalam komunikasi. Ia memandang bahwa pengalaman individu sangat mempengaruhi cara mereka memahami dan merespons pesan. Dengan memahami pengalaman subyektif, kita dapat lebih sensitif dan bijak dalam berkomunikasi.

3. Memahami Konstruksi Realitas Bersama

Fisher mengajak untuk memahami bahwa realitas bukanlah suatu yang mutlak, tetapi merupakan hasil dari konstruksi bersama melalui komunikasi. Ia berpendapat bahwa manusia menciptakan realitas bersama melalui proses komunikasi. Dalam hal ini, penting untuk memahami peran bahasa dan tindakan komunikatif dalam membentuk persepsi bersama.

4. Teori Naratif sebagai Alat Analisis

Fisher memperkenalkan teori naratif sebagai alat analisis untuk memahami komunikasi. Ia menekankan pentingnya narasi atau cerita dalam membentuk makna dan mengkomunikasikan nilai-nilai. Dengan menganalisis narasi, kita dapat menggali makna yang lebih dalam dari pesan-pesan yang disampaikan.

Dengan memahami ciri-ciri pendekatan psikologi komunikasi menurut Fisher, kita dapat memperkaya cara kita berkomunikasi, mengenali pengaruh komunikasi terhadap realitas bersama, dan membangun hubungan yang lebih bermakna dengan orang lain. Kesadaran terhadap proses, pengalaman subyektif, konstruksi realitas bersama, dan penggunaan teori naratif dapat membimbing kita dalam menjadi komunikator yang lebih efektif dan penuh pengertian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *